Cara Menambah Kekuatan Pukulan Ayam Aduan

Cara Menambah Kekuatan Pukulan Ayam Aduan, Cara Menambah Kekuatan Pukulan Ayam Aduan

Cara Menambah Kekuatan Pukulan Ayam Aduan

Melontarkan pukulan keras dan akurat bagi ayam aduan merupakan syarat utama menjadi juara dalam pertarungan di gelanggang. Akan tetapi kabanyakan ayam aduan akan kehabisan kekuatan pukul saat ronde-ronde terakhir. Padahal pada ronde itu akan menentukan siapa yang akan menjadi juaranya. Dalam hal ini, ayam aduan yang kehabisan tenaga dikarenakan otot tidak mampu bekerja secara maksimal.  Dikarenakan sumber energi pada ayam telah habis terpakai diawal pertarungan. Hal ini terjadi bisa akibat kesalahan dalam perawatan  sebelum ayam bertarung maupun ayam sehabis latihan berat dan ataupun kurangnya asupan gizi dan jamu. Oleh karena itu persiapan sebelum ayam diturunkan ke gelanggang pertarungan  bisa menjadi penentu dari sebuah pertandingan.
Untuk menambah power dan meningkatkan bobot pukulan yang stabil, baiknya  ayam sebelum bertarung mendapatkan asupan gizi yang seimbang antara protein, karbohidrat, dan lemak. Karena pada awal pertarungan ayam memperoleh energi dari karbohidrat dan lemak bersamaan dalam jumlah yang sama. Selain asupan gizi yang baik juga perlu dibarengi latihan dan istirahat yang cukup. Beberapa cara menambah kekuatan pukulan ayam aduan:
  1. Memberi Pukulan Ringan Pada Kaki Sebagai Stimulasi

Para sobat penghobi ayam laga dapat memberikan stimulasi pada kaki ayam dengan memukul-mukul benda empuk ke sekitar kaki belakang ayam untuk meningkatkan kekerasan kaki. Pemukul yang digunakan dapat berupa bungkil jagung yang diberikan pegangan, atau kayu yang dibungkus kain sehingga tidak melukai kaki ayam.

Caranya adalah pukul secara perlahan dan kontinyu selama 5 menit. Hal ini seperti membiasakan kaki ayam sedang memukul. Pukulan ayam keras tapi jika saraf kaki tidak terbiasa memukul akan membuat ayam kesakitan sendiri. Pernahkah melihat ayam yang pukulannya keras namun kemudian pukulannya melemah walau tenaga masih cukup baik? Hal tersebut dikarenakan ayam yang memukul merasakan sakit pada kakinya.

Stimulasi ini jelas berguna bagi kaki ayam agar terbiasa memukul dan menjadikan keras sehingga berkali-kali memukul pun tidak lagi merasakan sakit.

Lakukan setiap hari dengan rutin agar saraf-saraf kaki terbiasa saat mengeluarkan pukulan terkerasnya. Jika stimulasi ini dilakukan sejak ayam berusia 5 bulan, saat usia ayam mencapai 9 bulan akan menciptakan benjolan keras dibelakang kaki sebagai senjata yang akan menambah rasa sakit pada lawan yang dipukul.

Stimulasi latihan ini tidak melanggar dengan karakter otot ayam. Karena latihan ini bersifat statis. Ayam tidak menggunakan ototnya untuk latihan. Hanya bersifat stimulasi semata pada kaki ayam sehingga saraf-sarafnya terbiasa.

2.  Melalui racikan jamu

Untuk membuat jamu penambah kekuatan pukulan ayam aduan bisa menggunakan bahan-bahan alami sebagai berikut:
  •  4 lembar daun jeruk purut, gunakan yang masih muda, mrica sebanyak satu sendok the, 4  biji cabe puyang, ikan lele satu ekor ukuran sedang dan yang terakhir madu.
  • Setelah semua bahan terkumpul, cuci bersih daun jeruk, cabai dan mrica. Kemudian ditumbuk menjadi satu, aduk hingga rata sehingga menjadi sebuah adonan.
  • Untuk lelenya tadi dicuci, buang isi dalamnya dan jangan di potong, biarkan saja utuh selanjutnya adonan bumbu tadi masukan ke dalam perut ikan lele.
  • Kemudian panggang hingga mengeluarkan bau yang sedap siap santap atau panggang hingga matang.
  • Setelah matang,remas lele tersebut menggunakan tangan. Buang durinya dahulu.
  • Setelah hancur, campur menggunakan madu secukupnya saja. Lalu buat adonan sebesar kelereng, berikan satu butir satu hari pada ayam.
  • Akan lebih baik jika jamu ini di berikan setiap hari dan ayam yang akan di lagakan atau sedang masa latih jajal tarung.
Selain jamu berikan makanan yang banyak mengandung  protein dan lemak tinggi namun rendah karbohidrat. Contoh saja: daging, ikan atau susu. Namun yang terbaik untuk ayam adalah daging kambing yang bisa diberikan secara mentah/bisa direbus setengah mateng dulu. Makanan daging tersebut bisa diberikan selama 2 hari berturut turut. Kemudian dilanjutkan pemberian dari jenis makanan yang mengandung tinggi karbohidrat bisa berupa jagung yang diberikan berturut-turut selama 2 hari dan lakukanlah latihan yang sangat ringan dan setelah itu ayam diistirahatkan total selama 3 hari baru ayam dibawa ke arena.

3.  Melalui latihan 

  • Ayam perlu dilatih saat mejelang malam. Dengan tujuan mengasah kejelian ayam dalam menentukan sasaran pukul, malam hari biasanya ayam sering rabun, dengan cara ini feeling ayam akan terasah.
  • Caranya adalah ayam  dikurung dalam kurungan berukuran tinggi 1.2 meter , lebar lingkaran 1.1 meter ( atas jangan ditutup) lingkaran atas di balut karet ban sebesar 3/4 inci.
  • Pasang bohlam lampu 5 atau 10 watt saja. Diatas lingakaran supaya samar terlihat ring kurungan bagian atas. Dengan begitu ayam akan lompat naik ke atas ring kurungan .untuk mencari tempat  tidurnya.
  • Kalau berhasil naik, ulangi terus sampai ayam tidak  sanggup lagi naik. Kebanyakan  ayam yang terlatih bisa sampai 150x lompatan.
  • Cara melatih ayam bangkok agar memiliki pukulan kuat juga dapat dilakukan dengan memberikan barbel atau bandul pada bagian kakinya. Diberinya barbel bertujuan untuk melatih kekuatan kaki ayam supaya lebih mantap. Berat barbel ayam disesuaikan dengan berat tubuh dan umur ayam tersebut. 
  • Istirahatkan selama 3 hari. Kemudian  ayam digebrak dengan  paruh dibungkus supaya ayam tidak terluka atau cidera. Jika rutin dalam melakukan latihan ini ayam aduan tersebut dapat melakukan pukulan keras dan akurat tanpa ayam kita merasa kelelahan dalam melakukan pukulan.
Nah, dapat disimpulkan bahwa untuk mencapai ayam aduan yang mempunyai tenaga yang maksimal selain latihan yang terus menerus, juga harus diimbangi dengan pemberian gizi, jamu, vitamin yang cukup. Sekian, semoga bermanfaat. Salam penghobi ayam laga.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *